Pelatihan Warga Dampingan LPUBTN

Dalam kolaborasi bersama Lembaga Pendamping Usaha Buruh Tani dan Nelayan (LPUBTN) Keuskupan Agung Semarang, para perajin disabilitas DCE berbagi keterampilan kepada warga dampingan melalui pelatihan merajut, membuat gantungan kunci dari perca, hingga aksesori. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi yang bermakna, di mana keterampilan yang dahulu dipelajari untuk meningkatkan kesejahteraan pribadi, kini berkembang menjadi sarana untuk memberdayakan orang lain.

Para perajin disabilitas DCE merasakan sukacita dan kebanggaan yang mendalam karena dapat berbagi ilmu kepada kelompok rentan di daerah lain, sekaligus mendapatkan apresiasi yang hangat. Mereka menyadari bahwa peran mereka telah bertumbuh—bukan lagi sekadar penerima manfaat, tetapi menjadi pengajar dan agen perubahan. Melalui perjalanan ini, stigma terhadap disabilitas perlahan runtuh, digantikan oleh bukti nyata bahwa keterbatasan tidak menghalangi seseorang untuk berkarya, memberi dampak, dan menginspirasi banyak orang. Klik di sini untuk menyaksikan keseruannya.

Semarang, 9 Oktober 2024

Perajin yang Terlibat
Sharly
Chris