Thomas Awiredjo

Thomas yang bernama lengkap Thomas Bambang Awiredjo, terlahir dengan kondisi Tuli. Saat ia dikandung, ibunya diserang oleh demam tinggi. Demam itulah yang akhirnya berdampak ke kesehatan Thomas. Thomas adalah seorang pensiunan. 22 tahun lamanya Thomas bekerja dalam bidang perkomputeran di sebuah sekolah swasta. Ia bersama istrinya, Meylan, sekarang menjadi perajin rajut di DCE.

Perajin Rajut

Thomas beruntung, sepanjang ia bekerja, ia tidak pernah merasakan diskriminasi dan pembedaan.

Malah, saat Thomas memilih untuk pensiun, dirinya masih diminta untuk bekerja. Artinya, keberadaan ia dihargai dan dibutuhkan. Pengalaman Thomas menjadi salah satu bukti bahwa kesetaraan dalam bekerja profesional mungkin untuk terjadi. Namun, Thomas merasa sudah cukup. Ia memilih untuk menjalani kesibukan bersama sang istri.

Pertama kalinya bergabung di DCE, Thomas diajak oleh istrinya yang ditawari oleh perajin DCE lainnya, Alamwati. Ketika Anita bertemu dengan Thomas dan Meylan, mereka langsung diminta untuk membuat boneka rajut. Tak butuh waktu lama, mereka akhirnya berhasil untuk bergabung dengan DCE. Masih ingat sekali, tugas pertama mereka yaitu merajut boneka Yesus, Bunda Maria, dan Santa Claus. Hari ke hari, kemampuan mereka pun semakin terasah.

Karya Pengrajin 1

Use this space to introduce yourself or your business to site visitors. Share who you are, what you do, and the purpose of this website.

black blue and yellow textile
black blue and yellow textile
a man riding a skateboard down the side of a ramp
a man riding a skateboard down the side of a ramp
a man riding a skateboard down a street next to tall buildings
a man riding a skateboard down a street next to tall buildings

suara dari hati yang tak pernah menyerah.

Apolla telah membuktikan, bahwa dalam kesunyian sekalipun, ada suara yang lebih nyaring dari kata-kata: